| "Please vote this movie, for Me, U n Trees" Visit http://www.indosatshortmovie.com/?ad=v&d=909 - or SMS ke 668 dengan format ISM909 - TQ=)) | Haduh teman2 sekalian.. Ni film emang ga keren luar biasa tapi bisalah sedikit ngingetin kalo kita juga udah sangat berpartisisapi aktif dalam menghancurkan bumi ini... Liat deh di sini n jangan Lupa VOTE oke... | Lama nunggu update post??? Sekarang Aku buka e-learning/sharing video editing khususnya Vegas lho, via Y!M - cukup add Aku di "scprasetyo" or Chat di pingbox - !!!100% FREE!!! - Aku tunggu! |

Senin, 15 Desember 2008

Seorang editor itu?

Tahap Persiapan

  • Menganalisa skenario dan berkonsultasi dengan sutradara untuk mencapai penyesuaian penafsiran atas skenario dan prinsip-prinsip dasar mengenai penyuntingan film.
  • Memilih shot yang dipakai (OK) dan yang tidak (NG) atau masih perlu dipilih (Choose) sesuai dengan catatan shooting report atau penjelasan langsung sutradara.
  • Melakukan penyuntingan pendahuluan untuk mendapatkan penyesuaian konkrit atas konsep dasar editing yang diinginkan bersama sutradara.
  • Menyiapkan bahan gambar yang siap dipergunakan untuk pengisian suara/ rekaman susulan (post Synchronizing).
  • Menyusun daftar gambar yang memerlukan efek suara lengkap dengan penjelasan mengenai macam gambar, nomor reel, informasi panjang film dalam feet dan panjang (footage) gamabr (code number/ time code)
Tahap Pengerjaan/ Pembuatan.
  • Berkonsultasi dengan sutradara dan penata suara mengenai editing suara.
  • Menyusun daftar jalur suara (cue Sheet) lengkap dengan ukuran panjangnya, yang akan digunakan sebagai pedoman mixing.
  • Berkonsultasi dengan penata suara dalam melakukan rekaman untuk melayani kebutuhan segala sesuatunya atas gambar yang digunakan serta memberikan gagasan-gagasan perekaman tersebut dalam hubungan dengan penyuntingan.
  • bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan semua materi gambar dan suara yang diterimanya untuk penyuntingan.
Hak-Hak Editor.
  • Mengajukan usul kepada sutradara untuk mengubah urutan penuturan dari yang terdapat dalam skenario guna mendapatkan konstruksi yang lebih baik.
  • Mengajukan usul kepada sutradara untuk menambah bahan materi gambar maupun suara yang kurang.
  • Mengajukan koreksi kepada sutradara atas konsep pengadaan unsur suara atas dasar kepentingan penyuntingan.
  • Memilih ruang editing (editing room) yang akan digunakan dan mendapatkan sarana kerja dan pembantu (asisten) yang dibutuhkan berdasarkan kewajaran.
  • Didengar pendapatnya atas perubahan penyuntingan pada copy edar (release copy).
Tanggung jawab Editor.
  • Satuan dasar yang dipakai seorang editor adalah SHOT.
  • Dengan jalan menyambung serentetan shot sehingga keseluruhannya mengkomunikasikan suatu peran atau action yang utuh yang berlangsung pada suatu tempat di suatu saat, disini editor telah membentuk apa yang disebut dengan SCENE.
  • Editor kemudian menyambung serentetan adegan (scene) hingga membentuk suatu kesatuan yang disebut runtunan (SQUENCE), yang merupakan bagian penting dari struktur dramatik sebuah film.
Seorang editor harus berhasil melakukan setiap fungsi sebagai berikut:
  • Selektifitas (pemilihan) : Memilih shot terbaik diantara sejumlah pengambilan gambar (take) yang dibuat oleh sutradara. Memilih bagian yang memiliki efek visual dan suara yang paling kuat, efektif atau penting dan membuang hasil shot yang buruk, yang tidak perlu atau tidak penting.
  • Keterpaduan (coherence) dan Kesinambungan (continuity) : Editor juga bertanggung jawab untuk menyambung potongan-potongan gambar hingga menjadi sesuatu yang padu dan berkesinambungan.
Sumber : materi kuliah "Produksi iklan televisi" Periklanan DIII PAKT FIKOM UNPAD

0 komentar:

 
© Copyright by Editor Amatiran  |  Template by Blogspot tutorial